Memilih diantara pertautan hati
Hatiku masih jauh dari kata teguh Imanku fluktuasi tak menentu Terkadang aku mengalir mengikuti arah zaman Tetapi terkadang ada pertautan dalam hati untuk tebih baik tanpa tergerus zaman Aku bukan wanita yang bisa diam. Aku terkadang banyak sekali bicara Dengan siapapun dia yang di hadapanku, Tak kubatasi diskusiku pada akhwat ataupun ikhwan Meski aku juga punya batas akan menjaga diriku Banyak mereka yang berkata ini proses Adapula sebagian dari temanku berkata bahwa kamu mesti membatasi berbicara dengan si pulan karena kamu bukan muhrimnya ya aku mengerti sangat mengerti aku tahu bagaimana memperlakukan diriku Bagaimana menjaga harkatku sebagai wanita Aku memang sangat senang punya banyak teman sekali lagi melihat sekelilingku, aku ingin bersyar'i Tetapi lagi-lagi aku dihadapkan pada budaya keluargaku, yang takut apabila sehelai kain terjuntai panjang akan menjadikan aku orang yang berbeda Tetapi lain hal lagi ...