Sepucuk suratan hati secerca harapan



Merindu adalah salah satu hal yang paling aku benci karena sakit apabila tak tersampaikan  tapi hati ini selalu merindukanmu duhai temanku , kau secerca harapan ketulusan setiap langkah ini..
Ingatkah kamu saat kita bercerita bersama aku menangis dihadapanmu ?
Saat engkaupun menjatuhkan kepalamu untuk bersandar dipundakku, melepas segala kesusahan hidup ini..
menceritakan bagaimana susahnya menjadi muslimah di tengah cacian serta hinaan orang disekitar kitaa..
Dan ketika cinta menyatukan kita serta visi yang sama..
Aku sangat merindukanmu aku harap kamu dapat meluangkan waktumu sedikit saja untukku, kembali lagi untuk membimbingku, aku buta ilmu dan aku akan melihat kembali perlahan saat di tuntun perlahan olehmu
Aku merindukanmu.. duhai sahabatku.. aku benar benar merindu ..
Hati tidak akan pernah salah sumber hidup ini hati karena hanya ALLAH SWT yang mampu membolak balikannya..
Ingatkah kamu kita berjalan berdampingan membicarakan tentang siapa imam kita kelak?
Ingatkah kamu ketika kamu menangis karena DIA, aku ada di sampingmu?
Ingatkah perjuangan kita untuk pergi ketempat itu bersama?
Ingatkah saat aku membelamu didepan teman temanku dan teman temanmu yang mencacimu?
Aku selalu marah jika ada yang menghinamu, karena aku menyanyangimu.!
Ingatkah dulu aku memanggilmu IBU karena engkau mampu  meredakan setiap sikap kekanak kanakanku..
Aku banyak belajar darimu, Aku belajar untuk syar’i darimu, Allah membukakan hatiku lewatmu..
Sekarang aku hanya dapat melihatmu dari jauh.. L
Bahagia ketika kau mampu menemukan teman baru yang lebih baik lagi, Menjadi pribadi yang masih aku rindukan..
Apakah kamu merasakan hal yang sama denganku? Atau kamu malah lupa denganku?
Maafkan aku dengan segala kesalahan serta kebodohanku jika dulu sempat menyakiti perasaanmu..
Aku harap kamu tetap menyempatkan hatimu untuk merasakan rindu ini..
Cinta suci ini hanya untuk ALLAH SWT tetapi cinta yang lain selain mencintai ibu bapak serta kakaku itu adalah KAMU sahabatku J :* J
Creatif by : Sellie Damayanti
Minggu,09 Maret 2014 (23:24 WIB)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bila Tiba Waktu Berpisah

NASIHAT BAGI PENGUASA