Sahabat



Banyak cerita yang aku ukir bersamamu.
Namun aku sadar kita tak dapat bersatu
 bukannya aku tak mau tetapi aku ingin terus bersamamu..
Tak aku ungkapankan apa yang kurasakan padamu
yang aku tahu aku bahagia dikala kamu tersenyum apabila bersamaku.
Bahagiamu, hanya kamu saja ..
Awalnya kita sahabat aku tak menghiraukan perasaan ini ,
lambat laun aku tak bisa memendamnya lagi sesungguhnya ada perasaan yang lain untukkmu..
Sahabat bantu aku melupakan rasa ini
aku tak ingin lebih dalam lagi ..
aku takut jika benar benar kehilanganmu sebagai sahabatku..
aku takut kamu tak bisa tertawa lepas lagi bersamaku..
meski aku harus sakit ketika kamu memilih dia tak apa
akan ku coba untuk tetap bertahan dengan diamku demi membuat kamu bahagia.
Saat kita duduk bersama lalu dia datang memintamu untuk berpindah duduk bersamanya ..
Sebenarnya ada perasaan terluka di hati ini tapi apa boleh buat aku dan kamu hanya sebatas sahabat, dan selamanya akan tetap sama ..
Kala aku membutuhkanmu aku selalu menanyakan yang sebenarnya tak perlu aku tanyakan bagaikan pertanyaan retorik,
 tapi orang bodoh ini hanya ingin kamu selalu melihatnya setidaknya satu menit saja..
Cari perhatian ? jawabnya jelas iya karena aku simpan rasa ini pun agar kamu tidak berpaling dariku sebagai sahabatmu ..
Aku cemburu iya aku sangat cemburu tapi apakah aku berhak atas itu ? nyatanya tidak karena aku bukan siapa siapa bagimu..
Ku percayakan langkah bersamamu sebagai sahabatku..
Suatu saat nanti kamu akan mengerti ditempatkan pada posisi apa diriku ini di hidupmu wahai sahabatku..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bila Tiba Waktu Berpisah

NASIHAT BAGI PENGUASA