PANDANGLAH KAMI YANG ADA DI BALIK KEHIDUPAN :)



Hidup ini tuh bervariasi kaya es di campur cabai ,asem,coklat,jamu,garam dijadiin satu pokonya tuh Nano-nano Banget.
Semua rasa pasti akan datang silih berganti, setiap detik dalam hidup ini pasti akan terasa berbeda dari sebelumnya .
Dan disaat itulah kejenuhan akan datang mengerogoti jiwa yang lelah.
 Entah apa yang dirasakan dalam hati para sang pejuang dijalan, yang jelas lisan tak lagi mampu mengucapkannya kepada manusia lainnya sekalipun sahabat terdekatnya, Karena apa yang ia dapatkan bukan lagi pertolongan melainkan caci makian .
Serpihan hati mereka yang menangis dalam keramaian enggan untuk berlalu seperti semilir udara pagi. Goyangan dedaunan seakan menggambarkan kemunafikkan diri yang ingin menangis namun keadaan tak lagi memberikan waktunya untuk mengadu.
Jika dunia yang fana ini dapat berbicara apa yang manusia ungkapkan pada benda benda yang seakan sebagai saksi bisu mungkin namanya bukan lagi saksi bisu tetapi sudah seperti ribuan bioskop pemutaran sejarah hidup yang diputar bersamaan.
Terkadang dalam senyum manis nan indah tersimpan sejuta luka yang tidak kita ketahui, lalu muncul beberapa pertanyaan “ Mengapa mereka tak lagi merasa?, Mengapa mereka hanya menuntut diri ini untuk sama seperti yang lain tanpa menunjukkan apa yang harus kami lakukan? , Apakah mereka tak dapat membedakan cambukkan kepada keledai dengan sentuhan untuk segumpal daging didada ini?”
Yang tinggi kini tak lagi melihat yang rendah, yang besar senang bergurau tanpa ada habisnya. Bahkan ku lihat di tempat duduk yang nyaman di atas sana yang ia pikirkan hanya bagaimana cara agar dapat keluar negeri gratis saja, alasan klasiknya study banding untuk tanah air tercinta. Senangkah kalian ketika ada yang terhampar dijalan demi sesuap nasi di ibu kota ini ?
Janganlah membuat kami jijik melihatnya.
mereka ingin hidup sama seperti kalian.
Kalimat ironi sering kali terucap dari mulut manusia yang hanya pandai bicara tanpa berusaha untuk merasa. Yang mereka butuhkan bukanlah hanya sekedar kalimat wahai petinggi negeri!  BUKAN HANYA SEKEDAR TUTUR KATAMU YANG MANIS DIDEPAN MEDIA.
Wajahmu terlihat cantik dan gagah didepan massa tapi tidak di mata tuhan apabila hanya kepalsuan yang engkau berikan pada jiwa yang lemah itu. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bila Tiba Waktu Berpisah

NASIHAT BAGI PENGUASA